Perbedaan WiFi 2.4 GHz dan 5 GHz: Kelebihan dan Kekurangan
WiFi router zaman dulu umumnya hanya bekerja pada single band (pita tunggal) yaitu frekuensi 2.4 GHz, sedangkan WiFi router modern telah banyak yang mampu bekerja pada dual band yaitu 2.4 GHz dan 5 GHz. Memahami perbedaan, kelebihan, dan kekurangan kedua frekuensi ini penting untuk memaksimalkan fungsi WiFi router.
WiFi router adalah perangkat yang mentransmisikan sinyal internet melalui gelombang radio. Teknologi nirkabel ini telah menggantikan kabel-kabel yang sebelumnya diperlukan untuk menghubungkan komputer ke internet.
2.4 GHz
Banyak peralatan rumah tangga memancarkan frekuensi 2.4 GHz, seperti telepon nirkabel, remote pintu garasi mobil, Bluetooth, bahkan microwave. Sinyal-sinyal ini dapat saling bertubrukan. Untungnya, WiFi router 2.4 GHz memiliki 11 channel.
Channel 1 sampai 5 saling tumpang tindih, artinya gelombang sinyal WiFi yang menggunakan channel 1 sampai 5 masih bisa saling bertabrakan. Agar tidak bertabrakan, jika Anda memiliki 3 WiFi router, WiFi pertama harus bekerja pada channel 1, WiFi kedua pada channel 6, dan WiFi ketiga pada channel 11.
Poin Penting:
Dengan kata lain, WiFi router 2.4 GHz hanya memiliki 3 channel yang tidak saling tumpang tindih (non-overlapping channel).
Kelebihan 2.4 GHz:
- Jangkauan lebih jauh
- Mampu menembus tembok
Telkom @wifi.id bekerja pada frekuensi ini.
5 GHz
Secara teori, pita 2.4 GHz memiliki kecepatan transfer data sebesar 450 Mbps sampai 600 Mbps, sedangkan 5 GHz mampu lebih cepat yaitu sampai 1300 Mbps.
Kelebihan 5 GHz:
- Kecepatan transfer data lebih tinggi (hingga 1300 Mbps)
- Memiliki 25 channel yang tidak saling tumpang tindih
Artinya, Anda bisa memiliki 25 WiFi router 5 GHz yang sinyalnya tidak saling bertabrakan.
Bandingkan dengan 2.4 GHz yang hanya memiliki 3 non-overlapping channel.
Kekurangan 5 GHz:
- Jangkauan sinyal lebih dekat
- Tidak bisa menembus tembok
@WIFI.ID
Jika di kantor atau sekolah Anda sudah ada access point Telkom @wifi.id, Anda tidak perlu khawatir sinyalnya akan mengganggu jaringan yang sedang dirancang. Gunakan saja frekuensi 5 GHz. Ingat bahwa frekuensi 5 GHz memiliki 25 channel yang non-overlap.
Kesimpulan:
Artinya, jika satu ruang dipasang satu access point, Anda bisa memiliki 25 ruang yang sinyal WiFi-nya tidak saling bertabrakan, bahkan tidak pula bertabrakan dengan sinyal @wifi.id walau disandingkan bersebelahan.